Setelah melalui perjalanan panjang memahami X10 ThinkingDesign Thinking (DT), dan Double Diamond (DD), kita tiba pada satu kesimpulan penting: ketiga pendekatan ini memiliki benang merah yang tak terpisahkan. Meskipun berbeda dalam struktur dan fokus, semuanya mengarahkan kita pada tujuan yang sama—menciptakan solusi yang inovatif, relevan, dan berdampak, dengan manusia sebagai inti dari setiap proses.

Namun, memahami benang merah ini bukanlah akhir dari perjalanan. Sebaliknya, ini adalah pintu gerbang menuju konsep yang lebih luas dan mendalam, yaitu Human-Centered Design (HCD). Sebagai langkah berikutnya, mari kita tegaskan kembali esensi dari X10 Thinking, Double Diamond, dan Design Thinking, sebelum menggali bagaimana HCD memperluas wawasan kita.

X10 Thinking: Keberanian untuk Bermimpi Besar

X10 Thinking adalah cara berpikir yang menantang status quo, mendorong kita untuk bermimpi sepuluh kali lebih besar dari yang kita bayangkan. Tetapi, ini bukan hanya tentang ambisi; ini adalah tentang bagaimana kita memecah mimpi besar menjadi langkah-langkah kecil yang dapat diwujudkan.

Dalam X10 Thinking, kita diajak untuk selalu bertanya:

  • Apa dampak besar yang ingin kita ciptakan?
  • Bagaimana langkah pertama yang bisa kita ambil untuk mencapainya?

Namun, tanpa kerangka yang terarah, visi besar ini bisa terasa terlalu abstrak. Di sinilah Double Diamond dan Design Thinking masuk untuk memberikan struktur.

Double Diamond: Memahami dan Menyelesaikan Masalah dengan Mendalam

Double Diamond adalah kerangka yang membantu kita memahami masalah dengan mendalam sebelum mencari solusi. Dengan dua tahap besar—Understanding the Problem dan Solving the Problem—Double Diamond memastikan bahwa solusi yang dihasilkan benar-benar relevan dengan inti permasalahan.

Tahap ini memperkuat prinsip X10 Thinking, karena keberanian bermimpi besar hanya akan bermakna jika kita memahami apa yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna.

Design Thinking: Kreativitas dengan Struktur

Design Thinking memberikan fleksibilitas dalam proses inovasi. Dengan tahapan seperti EmpathizeDefineIdeatePrototype, dan Test, pendekatan ini mendorong kita untuk berpikir kreatif sambil tetap berfokus pada kebutuhan manusia.

Design Thinking melengkapi X10 Thinking dan Double Diamond dengan menambahkan elemen iterasi yang terus-menerus. Di sini, kita belajar bahwa solusi terbaik sering kali lahir dari proses mencoba, gagal, dan memperbaiki.

Benang Merah: Fokus pada Manusia

Ketiga pendekatan ini, meskipun berbeda, memiliki satu kesamaan besar: semuanya berpusat pada manusia. Mereka mengajarkan kita untuk:

  1. Memahami kebutuhan dan tantangan manusia dengan mendalam.
  2. Merancang solusi yang benar-benar relevan dengan kehidupan mereka.
  3. Menggunakan empati sebagai fondasi dalam setiap proses.

Namun, untuk benar-benar memaksimalkan potensi dari X10 Thinking, DD, dan DT, kita perlu memperluas wawasan kita dengan mempelajari Human-Centered Design (HCD).

Mengapa Human-Centered Design Penting?

Jika X10 Thinking memberikan visi, Double Diamond memberikan kedalaman analisis, dan Design Thinking menawarkan kreativitas terarah, maka HCD adalah jembatan yang menyatukan semuanya.

HCD menempatkan manusia sebagai inti dari inovasi, memastikan bahwa solusi yang dihasilkan tidak hanya kreatif atau strategis, tetapi juga benar-benar memberikan dampak yang bermakna.

HCD memperkuat pendekatan sebelumnya dengan menambahkan dimensi baru:

  • Desirability (Keinginan): Apakah solusi ini benar-benar diinginkan oleh pengguna?
  • Feasibility (Kelayakan): Apakah solusi ini dapat diterapkan dengan sumber daya yang tersedia?
  • Viability (Keberlanjutan): Apakah solusi ini bisa bertahan dalam jangka panjang?

Menghubungkan Human-Centered Design dengan Pendekatan Sebelumnya

Dengan memahami HCD, kita dapat melihat bagaimana elemen-elemen dari X10 Thinking, DD, dan DT saling menyatu:

  • Dari X10 Thinking, kita belajar untuk berpikir besar dan menetapkan tujuan yang berdampak.
  • Dari Double Diamond, kita memahami bahwa solusi besar hanya bisa lahir dari pemahaman mendalam tentang masalah.
  • Dari Design Thinking, kita diajak untuk terus berkreasi, menguji, dan menyempurnakan ide.

HCD melengkapi semua ini dengan memastikan bahwa solusi yang dihasilkan tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang yang relevan.

***

X10 Thinking, Double Diamond, dan Design Thinking adalah alat yang sangat berharga untuk menciptakan perubahan. Tetapi, untuk memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar bermakna, kita perlu memperluas wawasan kita dengan memahami Human-Centered Design.

Human-Centered Design bukan sekadar proses tambahan, tetapi kerangka berpikir yang memperkuat semua pendekatan sebelumnya. Mari jadikan ini sebagai fondasi untuk langkah berikutnya, karena perjalanan menuju inovasi tidak pernah berakhir. Siapkah kita untuk menggali lebih dalam dan menciptakan solusi yang benar-benar berpusat pada manusia? ***

Leave a comment

Trending