Di era yang penuh dengan inovasi dan tantangan, FIS memperkenalkan program “Boundless Mathematics: Win The Future.” Program ini tidak hanya mengubah cara siswa memahami dan menerapkan matematika, tetapi juga menekankan pada proses berpikir yang kreatif dan analitis. “Boundless Mathematics” mengakui keunikan setiap siswa, berlandaskan teori Multiple Intelligences oleh Howard Gardner. Dengan mengintegrasikan berbagai jenis kecerdasan dalam aktivitas matematika, program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan aplikasi praktis matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga fokus pada pengembangan pemikiran lateral siswa.

Boundless Mathematics didesain untuk mendukung pertumbuhan intelektual semua siswa, tidak hanya mereka yang secara alami tertarik pada matematika, tetapi juga bagi siswa yang mungkin bukan “penggemar matematika.” Para guru dan komunitas di FIS berkolaborasi mensukseskan inisiatif ini dan meyakini bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi mereka secara penuh.

Secara khusus, program Boundless Mathematics bertujuan:

  • Menerapkan matematika dalam konteks nyata, dan memperkuat keterkaitan antara teori matematika dan aplikasi praktis.
  • Memacu pemikiran lateral dan kreatif di antara siswa, serta mendorong siswa untuk mengatasi masalah matematika dengan cara-cara yang inovatif.
  • Merayakan dan mendukung keberagaman kecerdasan di antara siswa, memfasilitasi pengembangan kecerdasan personal, sosial, dan logis-matematis.

Multiple intelligence yang terintegrasi dalam Boundless Mathematics:

  1. Kecerdasan Logis-Matematis: Melalui pemecahan masalah yang kompleks dan berpikir kritis.
  2. Kecerdasan Visual-Ruang: Dengan menggunakan grafik, diagram, dan visualisasi data untuk mengilustrasikan konsep matematika.
  3. Kecerdasan Kinestetik: Melibatkan aktivitas fisik dalam pembelajaran untuk memperkuat konsep melalui gerakan.
  4. Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal: Melalui kerja kelompok dan proyek yang memungkinkan siswa untuk belajar dalam tim serta mengembangkan pemahaman diri.
  5. Kecerdasan Linguistik: Mengintegrasikan keterampilan komunikasi verbal dan tertulis untuk menjelaskan proses matematika.

“Boundless Mathematics” tidak hanya meningkatkan pemahaman matematika tetapi juga menanamkan kecintaan dan keahlian logis yang akan bertahan seumur hidup. Setiap fase program dirancang untuk memastikan bahwa siswa terlibat, terinspirasi, dan siap untuk menghadapi tantangan dunia dengan kemampuan matematika yang kuat dan pemikiran yang fleksibel. Selain itu, Boundless Mathematics tidak hanya berkutat tentang angka, tetapi bagaimana mempersiapkan inovator masa depan yang dilengkapi dengan lateral thinking dan beragam keterampilan untuk sukses dalam segala aspek kehidupan. *** LC/R

Leave a comment

Trending