Penting Memperkenalkan Design Thinking pada Anak Usia 6 – 8 Tahun. (1)

Design Thinking for Kids

Kita dapat merasakan akhir-akhir ini zaman telah banyak berubah. Perubahannya sangat cepat dan dinamis sehingga mengubah kehidupan manusia. Berubahnya jaman tentunya diikuti oleh perubahan di berbagai bidang termasuk keahlian kita dalam memecahkan masalah. Keahlian memecahkan masalah ini akan kita gunakan sebagai persiapan menghadapi abad 21. Prediksinya, masalah yang muncul akan makin kompleks, rumit, dan bisa jadi sangat sulit dipecahkan. Oleh sebab itu, kita harus memiliki cara yang paling potensial supaya masalah bisa pecah dan menghasilkan solusi terbaik. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan metode design thinking.

Design Thinking adalah pendekatan sistematis terhadap pemecahan masalah. Prosesnya dimulai dari empathize, define, ideate, prototype dan test. Saat design tidak dipikirkan dengan matang, fungsi utama dari solusi yang kita hasilkan tidak ada artinya. Design Thinking menggiring kita supaya kita berpikir layaknya seorang designer. Designer mampu memecahkan masalah yang kompleks dengan solusi yang sederhana. Tentunya ini cocok sekali dengan kebutuhan kita di masa yang akan datang. Pertanyaan kemudian muncul, bagaimana dengan anak-anak? Apa yang harus dilakukan supaya anak-anak tangguh menghadapi abad 21? Jawabnya adalah dengan mempersiapkan dan melatih anak supaya menggunakan cara design thinking sejak dini. Anak-anak harus dikondisikan memiliki gaya berpikir designer dalam kehidupan sehari-harinya. Karena design thinking sebuah mindset, maka dalam memperkenalkan sebuah konsep kepada anak-anak, kita tidak boleh gegabah, terburu-buru dan sembarangan. Proses yang dilakukan harus tahap demi tahap, pelan-pelan, sedikit demi sedikit, dan harus mengikuti perkembangan kognitif anak. Ini mirip dengan bagaimana cara Bloom’s Taxonomy berproses. Dalam belajar, anak-anak akan mengikuti pola mengingat, memahami, baru mengaplikasikannya.

Kita mengenal Teori Piaget yang membahas tentang perkembangan kognitif anak. Piaget membagi perkembangan kognitif anak menjadi 4 tahapan, yaitu tahap sensori motor, tahap pra-operasional, tahap operasional konkret, dan tahap operasional formal.

Tahapan pra-operasional memiliki karaktaeristik yang berkembang dari tahapan sebelumnya (sensori motorik). Tahapan perkembangan intelektual pra operasional memiliki skema kognitif sangat terbatas. Mereka memilki kesukaan meniru perilaku orang lain dan mampu menggunakan kata-kata dan kalimat pendek dengan benar. Anak-anak pada Kelompok Bermain berada pada tahap pra-operasional. Sementara pada tahap operasional konkret, anak-anak mulai memahami aspek-aspek kumulatif materi. Mereka sudah dapat berpikir sistematis tentang ragam benda dan peristiwa yang bersifat konkret. Anak-anak TK dan SD masuk dalam tahapan ini. Usia 6-8 tahun biasanya anak sudah berada di kelas 1 – 4 SD.

Ciri-ciri anak usia 6-8 tahun. Merujuk pada Teori Piaget diatas, anak-anak usia 6 – 8 tahun memasuki tahap operasional konkret. Secara fisik anak usia 6 – 8 tahun memiliki proporsi tubuh seperti orang dewasa. Imajinasi anak berkembang dengan baik pada masa ini. Mereka menyukai olahraga, naik sepeda tanpa roda bantu, bahkan sudah bisa belajar naik skateboard. Anak-anak pada usia ini juga mulai bisa belajar berenang, berayun, mendaki dan kegiatan senam. Tubuhnya telah mampu melakukan aktivitas fisik yang kompleks. Masa otot rangka meningkat dan ketrampilan motorik kasar dan halus membaik. Anak-anak semakin memiliki keinginan untuk bisa menulis, membaca dan menyelesaikan masalah. Yang menarik, anak-anak usia 6 – 8 tahun sangat cerewet, aktif bertanya, dan mulai bisa memahami aturan sosial dalam pergaulan. Interaksi dengan teman sebaya juga makin meningkat.

Berdasarkan ciri-ciri anak usai 6-8 tahun diatas dan perkembangan kognitifnya, maka “cara memperkenalkan” design thinking pada anak haruslah mempertimbangkan dua hal tersebut supaya “cara” kita tidak keliru. ***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s