Residential Experience (5)

Residential Experience adalah salah satu bentuk kegiatan Outdoor Learning yang mengajarkan siswa untuk dapat belajar mandiri sekaligus merasakan kehidupan lain yang selama ini mungkin belum pernah dijalani. Program ini berawal dari program berkemah yang sudah lebih populer sebelumnya. Berkemah pada awalnya dirasa menjadi suatu sarana untuk melatih banyak skills survivor. Namun, seiring dengan berkembangnya jaman, sekolah membutuhkan program lain yang dapat mencakup kebutuhan yang lebih mendasar yaitu tidak hanya bertahan hidup namun berinisiatif dan juga mencari peluang untuk maju.

Program residential experience menjadi salah satu opsi yang menarik untuk dicoba. Dalam program tersebut anak akan dapat mempraktekkan seven survival skills. Melalui residential experience anak diajak untuk tinggal dalam satu rumah bersama keluarga lain yang belum pernah mereka kenal. Mereka juga mendapat kesempatan untuk melihat dan mengalami secara langsung bagaimana keluarga tersebut berinteraksi, memecahkan masalah dan juga bertahan hidup. 7 Survival Skills harus dipraktekkan, karena kalau tidak 7 survival skills hanya akan menjadi dokumen saja. Dengan mengalaminya sendiri, anak-anak akan terlatih dan selanjutnya bisa mempraktekkannya di dunia nyata.

Tabel 1. Aplikasi Seven Survival Skills dalam Residential Experience

Residential Experince adalah kegiatan yang menantang dan butuh persiapan yang matang. Ada banyak hal yang perlu diperhatikkan sebelum sekolah memutuskan menjalankan kegiatan ini. Kekhawatiran akan pendapat orangtua, kesiapan siswa, fasilitas, jaminan kesehatan dan keamanan  menjadi konsiderasi penting. Untuk itu, pastinya diperlukan sebuah pedoman ataupun acuan yang dapat dipertimbangkan sebelum menjalankan program tersebut. Hal ini penting untuk dipahami agar program tersebut tepat sasaran dan berjalan sesuai dengan rencana.

Tabel 2. Panduan Kegiatan Residential Experince

Dengan panduan yang tertulis dalam tabel 2, kegiatan residential experience akan terarah dan tepat sasaran. Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah mental dan bekal practical life anak-anak agar mereka dapat berinteraksi dengan orang – orang baru dan juga suasana baru. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s