THE ANT : “Pengetahuan soal data yang benar itu penting diketahui guru!”

Dunia pendidikan sangat dinamis dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Keberhasilan dalam proses pendidikan akan tercapai apabila terdapat keterlibatan yang seimbang antara guru dan siswa. Aktivitas belajar dapat terwujud apabila siswa terlibat belajar secara aktif (Martinis Yamin, 20017: 82). Oleh karena itu guru perlu memahami setiap siswanya agar dapat memfasilitasi mereka dengan kesempatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan siswanya. Selain itu, guru perlu meningkatkan kemampuan untuk menciptakan kegiatan kreatif yang dapat menstimulus siswa agar mampu memahami materi yang diberikan secara mendalam, baik ketika memahami konsep maupun cara menerapkannya. Hal ini akan sesuai dengan Bloom Taxonomy.

Design Thinking sebagai metode penyelesaian masalah berbasis Human Centered sangat sesuai untuk diterapkan oleh pelaku pendidikan yang idealnya selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan siswa sebagai end usersecara personal. Hal inilah yang menjadi latar belakang mengapa Design Thinking dapat digunakan sebagai partner untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan peningkatan kreativitas. Tanpa memahami kebutuhan mendasar yang diperlukan, maka sangat mustahil bagi kita untuk dapat mendapatkan solusi yang tepat dari sebuah permasalahan yang dialami.  

Berkaitan dengan hal tersebut, langkah yang dapat dilakukan sebagai pondasi awal adalah proses pencarian, pengumpulan dan pengolahan data.  Sebagai representasi dari kumpulan informasi yang faktual, data sangatlah penting sebagai acuan dasar sebuah perencanaan demi menghasilkan solusi jitu. Kumpulan data tersebut akan berfungsi sebagai jembatan informasi antara pengguna dan perancang yang pada akhirnya bermuara pada informasi penting yang dibutuhkan dalam rangka mencapai penyelesaian masalah yang diinginkan.

Dengan adanya data, designer mampu memahami permasalahan dan kebutuhan user tanpa memasukan opini designer. Sebab data yang dianalisis merupakan data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang ditunjukkan dalam bentuk angka. (Merupakan hasil dari perhitungan dan pengukuran). Data kualitatif adalah data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata, biasanya menjelaskan karakteristik atau sifat. Proses pengumpulan data harus menjadi dasar yang harus dilakukan tanpa kesalahan. Karena apabila terjadi kesalahan dalam proses pengumpulan data maka akan mengganggu atau bahkan mpersulit proses analisis yang berakibat pada kesimpulan yang salah. Perlu juga digarisbawahi bahwa penglasifikasian data yang benar perlu dilakukan untuk mempermudah pengolahan data.

Guru yang bagus haruslah memiliki kemampuan menggali dan mengolah data supaya keberhasilan dalam perancangan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan personal siswa sehingga tujuan pembelajaran kolektif bisa tercapai. **

https://theblog.adobe.com/the-importance-of-data-in-design/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s